Diberdayakan oleh Blogger.

Penjelasan Secara Ringkas Ibadah Umroh (Bagian Dua)

Penjelasan Secara Ringkas Ibadah Umroh (Bagian Dua)

Setelah membaca penjelasan ringkas ibadah umroh bagian 1, alangkah baiknya tetap membaca tulisan-tulisan lanjutannya. Agar menjadi  utuh pengetahuan mengenai bagaimana melaksanakan ibadah umroh. Sesuai judul bahwa yang  disampaikan bisa dikatakan ringkasan tapi insya Allah akan memberikan manfaat bagi yang membacanya. Dan seperti yang disampaikan di tulisan kesatu dan perlu diingatkan kembali  bahwa pentingnya mengetahui tata cara melaksanakan ibadah umroh -baca juga paket umroh akhir tahun 2015, bila tidak dan kemudian melaksanakan umroh dengan semaunya saja maka pasti ibadah umrohnya menjadi sia-sia. Na'udzubillahi min dzalik...

Larangan Ihram

1- Mencukur rambut dari seluruh badan (seperti rambut kepala, bulu ketiak, bulu kemaluan, kumis dan jenggot).
2- Menggunting kuku.
3- Menutup kepala dan menutup wajah bagi perempuan kecuali jika lewat laki-laki yang bukan mahrom di hadapannya.
4- Mengenakan pakaian yang membentuk lekuk tubuh seperti baju, celana dan sepatu.
5- Menggunakan wewangian.
6- Memburu hewan darat yang halal dimakan.
7- Melakukan khitbah dan akad nikah.
8- Jima’ (hubungan intim).
9- Mencumbu istri di selain kemaluan.

Yang Masih Dibolehkan Saat Ihram

1- Mengenakan: Jam tangan, headset, cincin, sendal, kacamata, ikat pinggang, tas pinggang, payung, perban
2- Merubah posisi pakaian ihram
3- Mencuci pakaian ihram
4- Mandi, membersihkan kepala dan badan
5- Rambut rontok tanpa disengaja

Talbiyah

Waktu mulai talbiyah adalah ketika ihram hingga saat memulai thawaf.
Bacaan talbiyah:

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu,  aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu). Ketika bertalbiyah, laki-laki disunnahkan mengeraskan suara.

Sampai di Makkah

Jika yang berumrah sudah sampai di Makkah Al Mukarramah disunnahkan baginya untuk mandi ketika sampai, lalu ia pergi ke Masjidil Haram untuk menunaikan manasik umrah. Jika tidak mandi, tidaklah masalah.

Ketika akan memasuki Masjidil Haram, hendaklah membaca do’a masuk masjid,

“Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).

Demikianlah tulisan kedua dari penjelasan ringkas ibadah umroh -jangan lupa baca paket haji onh plus 2016. Semoga memberikan manfaat bagi yang membacanya. Dan tetap ikuti tulisan-tulisan lanjutannya... Semoga Allah memberikan kesempatan bagi kita untuk dapat bertemu Baitullah dan beribadah didekatnya. Aamiin...

0 komentar:

Poskan Komentar